Langsung ke konten utama

Postingan

Sepuluh Bulan Tahun 2020

  Hari ini pertengahan bulan Oktober 2020.  Sudah sepuluh bulan tahun 2020 terlewati.  Banyak hal sudah dialami, banyak peristiwa sudah terjadi.  Mudah mudahan bisa menjadi bahan evaluasi diri, apa yang sudah kita capai dalam tahun 2020 ini.  Yang terpenting adalah, meningkatnya peran diri dalam sumbangsih kebaikan untuk kehidupan ini, sekecil apapun yang bisa diberikan, paling tidak tanamkan dalam hati, setiap hari saya harus lebih baik.  Pada suatu saat kelak, akan kita lihat, akibat dan manfaat yang sudah kita perbuat. Seharian ini banyak sekali aktifitas kerja yang dilakukan.  Hampir hampir tidak ada waktu luang untuk istirahat barang sejenak.  Karena selesai pekerjaan yang satu, menyusul pekerjaan yang lain.  Terima kasih kepada semua rekan dan tim kerja, yang telah bersama sama bergotong royong menyelesaikan kesibukan hari ini dengan baik.  Semangat terus, jangan bosan bosan untuk selalu rajin dan tekun dalam bekerja.  Sudah m...

Tentang Sebuah Pilihan Dalam Hidup

Dalam kehidupannya manusia selalu dihadapkan dengan pilihan-pilihan yang membuatnya tidak bisa menghindar kecuali harus menentukan pilihannya. Sejak manusia diciptakan, mereka dipaksa atau terpaksa harus membuat pilihan. Adam dan Hawa harus menjadi penghuni dunia ketika pilihannya jatuh pada larangan Allah. Mereka lebih memilih memakan buah larangan Allah setelah terbujuk rayuan setan, inilah awal dari pilihan yang harus dibuat manusia pertama yang diciptakan Allah. Nabi Ibrahimpun mengalami pilihan yang sedemikian sulit (dilematis) ketika Allah memerintahkannya untuk mengorbankan anaknya. Semenjak inilah manusia selalu hidup dalam pilihan, sampai hanya urusan membeli susu untuk anaknya saja seorang ibu harus memilih. Membeli susu yang sesuai dengan usia anaknya, itupun harus kembali memilih karena susu yang sesuai dengan usia anaknya ternyata terdapat banyak merek. Ketika anak sudah besar, orang tua kembali harus memilih sekolah yang cocok untuk anaknya. Belum lagi dalam berpakaian, m...

Melihat pada Diri Sendiri

Apapun yang ada dalam diri kita, mata,hidung, mulut, telinga, tangan kaki, dan tubuh beserta kelengkapan isinya, itu adalah takdir, pemberian sang Khalik yang tidak bisa dicegah. Semuanya memiliki potensi 2(dua) sisi yang berlawanan, yaitu potensi baik dan buruk.  Agar memberikan fungsi, maka diberilah kita akal untuk mengelolanya. Diberikanlah kita hati untuk merasakan manfaatnya. Kita diberi kuasa penuh untuk memilih dalam menggunakannya untuk keberlangsungan hidup kita. Dan apa yang telah kita pilih itu membawa konsekuensi pertanggungjawaban, yang akan kembali kepada kita ketika masa berlakunya telah berakhir.

Yan Hui, murid Kesayangan Confusius

Yan Hui adalah murid kesayangan Confusius yang suka belajar, sifatnya baik. Pada suatu hari ketika Yan Hui sedang bertugas, dia melihat satu toko kain sedang dikerumuni banyak orang. Dia mendekat dan mendapati Penjual dan Pembeli kain sedang berdebat. Pembeli berteriak: "3x8 = 23, kenapa kamu bilang 24?" Yan Hui mendekati Pembeli kain dan berkata: "Sobat, 3x8 = 24, tidak usah diperdebatkan lagi". Pembeli kain tidak senang lalu menunjuk hidung Yan Hui dan berkata: "Siapa minta pendapatmu? Kalaupun mau minta pendapat mesti minta ke Confusius. Benar atau salah Confusius yang berhak mengatakan". Yan Hui: "Baik, jika Confusius bilang kamu salah, bagaimana?" Pembeli kain: "Kalau Confusius bilang saya salah, kepalaku aku potong untukmu. Kalau kamu yang salah, bagaimana?" Yan Hui: "Kalau saya yang salah, jabatanku untukmu". Keduanya sepakat untuk bertaruh, lalu pergi mencari Confusius. Setelah Confusius...

Lagu tentang Membersihkan Sampah

Lagu ini populer di tahun 1980 an, dan sering diputar di radio radio, terutama RRI setelah acara berita RRI. Berikut liriknya : Sampah sampah di sekeliling kita tanggung jawab kita semua Gotong royong........ bersihkannya Peran serta membangun negara Mari jaga keindahan desa Buanglah sampah pada tempatnya Lingkungan nyaman dan sejahtera sehat tenteram...... para warganya

TAHU DIRI

Tahukah Anda bahwa orang sukses itu adalah orang yang mengenal dirinya ? Orang sukses tahu betul apa kelebihan dirinya dan apa kekurangannya Ahmad Dhani dia tau dia ahli dalam bermusik, makanya dia tidak mencoba untuk menjadi ahli fisika. Albert Einstein tahu bahwa dia berpotensi dalam fisika, makanya dia tidak mencoba untuk menjadi penyair. WS Rendra tahu bahwa dia berbakat dalam sastra, makanya dia tidak mencoba meniti karir sebagai olahragawan. Michael Jordan tahu bahwa dia berbakat dalam olahraga, makanya dia tidak terjun ke dalam dunia politik. Barrack Obama tahu bahwa dia ahli dalam komunikasi politik, makanya dia tidak terjun kedalam dunia tarik suara. Bagaimana dengan Anda ?  

PERCAKAPAN DI PAGI HARI

Tik, tik, tik. Mata Ririn terbuka perlahan. Detak jam dinding di kamar tidurnya seperti terdengar nyaring di telinganya. Matanya melirik ke arah jam dinding. Sudah jam 6.05 pagi. Bergegas Ririn bangun dari tempat tidurnya, berjalan cepat menuju kamar mandi. Ketika melewati dapur terdengar desis suara penggorengan dan aroma ikan asin seketika menusuk hidungnya. “Selamat pagi. Waduuh ..... anak Mama bangun telat lagi ya. Katanya semalam janji mau bangun pagi-pagi. Mau bantuin Mama memasak.” Mama menyapa Ririn sambil tangannya masih memegang sodet yang dipakai menggoreng. Sejenak Mama mengalihkan pandangannya ke penggorengan, bersiap mengangkat ikan asin yang sudah matang digoreng. Setelah itu Mama mengambil tempe dan ......ssssrenggg. Suara penggorengan terdengar nyaring lagi begitu tempe dimasukkan ke dalam minyak yang mendidih. Beberapa saat kemudian Mama meletakkan sodet yang dipakai menggoreng dan berjalan menghampiri Ririn. “Tidurnya pulas, Ma. Ririn gak dengar suara Mama...