Langsung ke konten utama

Parno dan Paijo 2


Hasil gambar untuk kartun tertawa

Parno : ” Mau kemana, Jo ?  Pagi pagi dah necis..??”  

Paijo : ” Biasalah, No. Berangkatlah pagi benar ketika bekerja, guna menjemput rezeki dengan segera.”

Parno : ” Wuihhh…. so sweeet. Peribahasamu memang berkualitas, Jo. Top markotop!”

Paijo : ” Semangat itu penting, No. Jangan sekali-kali patah arang. Hanya diri kita sendiri yang bisa membuat sukses.”

Parno : ” Kereennnn… kerennn tenan! Motivasimu membuatku makin kagum padamu, Jo.”

Paijo : ” Jalan menuju kesuksesan itu panjang, No. Harus ditempuh dengan kerja keras, rajin, cerdas berpikir dan ulet. Dan satu lagi, pantang menyerah! Salah satunya ya ini. Rapi, berangkat pagi, optimis!”

Parno : ” Akuurrr! Wes setuju wae sama semangatmu, Jo. Aku angkat topi untukmu.”

Paijo : ” Matur suwun. Kamu kawanku yang paling baik, No. Eh… ngomong ngomong, ada uang sepuluh ribu ndak ? Pinjem dulu, No. Mo naik ojek ke depan ndak ada uang receh nih.”


Parno : ” …????!!!!!!!?????!!! “


Komentar

Artikel Sering Dibaca

Nilai Sebuah Kehidupan

Dari kisah nyata tahun 2013 ....  Entah siapa yang memberitahunya alamat saya, ia tiba-tiba sudah berdiri di hadapan saya. Seorang sahabat lama yang sudah hampir sepuluh tahun tidak pernah bertemu, perawakannya tidak ada yang berubah mulai dari cara bersisirnya hingga cara berpakaiannya. Bahkan jika saya tidak salah ingat, pakaian yang dikenakannya saat itu adalah pakaian sehari-hari yang saya lihat sepuluh tahun yang lalu. Ia bersepatu, tetapi saya tak sanggup menatap lama-lama sepatunya itu, hanya karena khawatir ia tersinggung jika saya menatapnya lama. Sebuah tas gemblok lusuh menempel di punggungnya, selusuh celana panjang yang warna hitamnya sudah memudar. Sebut saja Mino, ia langsung membuka tangannya berharap saya memeluknya sama hangatnya seperti dulu setiap kali kami bertemu. Tentu saja saya menyambut haru tangan terbukanya itu, kami pun berpelukan hangat dan cukup lama. Aroma matahari cukup menyengat dari tubuhnya tak membuat saya ingin melepaskannya, semerbak kerinduan ...

Sekilas Tentang PT Jasa Raharja

Berikut ini penulis menyampaikan pengalaman mengajukan klaim santunan kepada PT Jasa Raharja bila terdapat kejadian kecelakaan lalu lintas jalan raya. Proses pengajuannya mudah, dan santunan dapat dicairkan dengan cepat. Hal ini penting disampaikan mengingat PT Jasa Raharja adalah BUMN yang melaksanakan asuransi kecelakaan penumpang alat angkutan umum yang merupakan implementasi dari: UU No 33 Tahun 1964 Jo PP No 17 Tahun 1965 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang Umum menjelaskan korban yang berhak atas santunan adalah setiap penumpang sah dari alat angkutan penumpang umum yang mengalami kecelakaan diri, yang diakibatkan oleh penggunaan alat angkutan umum, selama penumpang yang bersangkutan berada dalam angkutan tersebut, yaitu saat naik dari tempat pemberangkatan sampai turun di tempat tujuan. Bagi penumpang kendaraan bermotor umum (bus) yang berada di dalam tenggelamnya kapal ferry, maka kepada penumpang bus yang menjadi korban diberikan santunan ganda. Sedangkan...

Cermin

Milikilah sebuah “hati” yang takkan pernah membenci… Sebuah “senyuman” yang takkan pernah pudar… Sebuah “sentuhan” yang takkan pernah menyakiti,,, Sebuah “cinta” yang takkan pernah pindah ke lain hati… Dan sebuah “Persahabatan” yang takkan pernah saling mengkhianati….

Sadar Diri

Bekerja itu adalah ibadah.  Apapun pekerjaannya, pekerjaan besar atau pun kecil, mesti dijalani dengan penuh ikhlas. Selama itu baik, halal, dan tidak merugikan sesama, bekerja harus dengan sungguh sungguh.  Kesungguhan hati dalam mencari rezeki merupakan sikap yang harus dijaga dan dipelihara. Setiap insan yang hidup diberi peran untuk mengisi kehidupan ini.  Tuhan sudah menggariskan setiap jiwa manusia untuk memenuhi takdir kehidupannya. Manfaatkan peran itu sebaik mungkin, sebijaksana mungkin, hingga memberi manfaat kepada sesama. Apa yang akan kita lihat di masa depan, adalah apa yang kita lakukan hari ini. Jadikan hari ini sebagai cermin, akan seperti apa hidup kita di kemudian hari. Jangan sia siakan, karena kehidupan dunia ini hanya sekali.  Tak kan terulang lagi!